PROGRAM PENGEMBANGAN PRIBADI (Cundata Insan Wijasa)

LAPORAN PROGRAM PENGEMBANGAN PRIBADI

A.    IDNTIFIKASI PERILAKU YANG DIKEHENDAKI

  1. Ragam
  •  Saya mudah tersinggung dan perasa
  •  Saya tidak tegas dalam menentukan pilihan yang akan saya ambil
  •  Suka menunda- nunda pekerjaan
  • Saya mudah menangis
  •  Saya sulit jauh dari orang tua
  •  Saya takut bila dalam kesendirian
  •  Saya takut bila melihat hantu

1. Pilihan

Dalam hal ini tingkah laku yang ingin saya ubah adalah sikap tidak tegas saya karena hal tersebut sangat merisaukan saya dan saya mera sa terganggu dengan sikap tersebut. Tingkah laku tersebut membuat saya bingung dan selalu bimbang dalam mengabil suatu keputusan yang terbaik bagi saya.

2. Pertimbangan

Dengan nantinya saya bisa bersikap tegas maka saya mampu untuk bersikap asertif dan mengambil keputusan tanpa merasa bingung dan merugikan orang ain sehingga dapat menentukan pilihan yang sesuai dengan keinginan dan yang terbaik.

2.    PENDALAMAN ASPEK- ASPEK PRIBADI

  • Sejarah perkembangan

Tingkah laku yang  tidak tegas ini sudah saya miliki sejak lama dan hal itu sulit sekali untuk saya ubah. Tingkah lau tersebut keseringan muncul karena dipengaruhi oleh orang lain, masukan yang terlalu banyak dari orang yang berbeda membuat saya bingung dan sulit untuk mengambil keputusan yang tegas. Hal tersebut menimbulkan kebingungan bagi saya, dan jika saya mengambil pilihan satu keputusan saya selalu takut menyakiti orang lain dan membuat susah orang lain.

  1. Faktor- faktor perilaku

Saya bersikap tidak tegas karena saya mudah terpengaruh oleh orang lain dan semakin banyak orang yang memberikan masukan ataupun pendapat saya merasa bingung dan hati menjadi tergoyah yang tadinya sudah mantap dengan keputusan awal. Orang-orang disekitar saya semuanya perduli dan pengin meberikan subangan untuk saya tetapi karena terlau banyak yang memberikan sumbangan dan sumbangan tersebut berbeda- beda membuat saya bingung dan tidak tegas.

3.    TUJUAN PENGEMBANGAN

  1. Tujuan umum

Saya ingin merubah perilaku saya yang tidak tegas dalam mengambil keputusan menjadi tegas dan tidak plin- plan lagi.

2. Tujuan khusus

Agar saya tidak mudah terpengaruh oleh orang lain dan bisa menentukan keputusan sendiri secara tegas tanpa pengaruh orang lain.

4.    PILIHAN TEKNIK

  1. Orientasi

Untuk mengubah sikap tidak tegas saya, saya memilih teknik asertif training untuk merubah perilaku saya karena teknik ini bertujuan untuk membantu individu mengkomunisasikan apa yang diingikan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain akan tetapi tetap menjaga dan menghargai hak- hak orang lain. Adapun cirri- ciri perilau Asertif Training ini adalah:

  • Ø Dilakukan dengan prosedur-prosedur permainan peran
  • Ø Adanya fungsi kerja komponen verbal, non verbal, kognitif dan emosional
  • Ø Mengekspresikan emosi dan perasaan.

Teknik ini membantu individu untuk menyatakan ketidakmampuannya untuk mengambil keputusan yang tepat dan bersikap tegas dalam bertindak dan bertingkah laku.

  1. Pertimbangan

Saya menggunakan teknik ini karena saya merasa yakin bahwa dengan teknik ini saya lebih bisa bersikap tegas dan tidak mudah terpengaruh orang lain sehingga mampu mengabil keputusan dengan tepat dan baik

5.    PROSEDUR DAN MEKANISME PENERAPAN

Saya melakukan teknik ini selama kurun waktu 2 minggu, dalam waktu 2 minggu itu saya berusaha untuk melakukannya dengan maksimal. Setiap hari di kos maupun dikampus selalu ada fenomena yang terjadi sehingga dapat dijadikan latihan untuk saya bersikap asertif training. Dikos saya termasuk yang paling menjadi saya lebih mempunyi kesempatan untuk bersikap asertif dan tidak terpengaruh oleh orang lain.

6.    PROSEDU EVALUASI

Dalam melakukan praktek ini saya masih mepunyai kesulitan yaitu masih terpengaruh oleh orang lain dalam mengambil keputusan jika orang yang memberikan usulan tersebut dekat dengan saya dan mempunyai arti penting untuk saya. Tetapi meskipun begitu saya mencoba untuk bersikap netral dan berusaha tegas tidak terpengaruh oleh orang lain.

7.    HASIL

Selama proses latihan ini saya merasakan perbedaan tingkah laku saya yang lebih bisa bersikap asertif dan bisa mengabil keputusan tanpacampur tangan orang lain. Saya mulai bisa mengambil keputusan yang tepat yang sesuai dengan hati saya dan tanpa paksaan siapapun.

8.    ANALISIS DAN BAHASAN

Dari latihan yang saya lakukan saya masih mengalami sedikit kendala yaitu jika terkena pengaruh orang terdekat atau dekat dengan saya tetapi saya tetapi mencoba unuk mencapai tujuan saya dan lebih meningkatkan latian lagi dan akhirnya terbisa dan saya bisa bersikap asertif.

9.    KESIMPULAN

Dari latihan yang telah saya lakukan saya merasa lebih tenang dan tidak plin- plan lagi sehingga saya dapat lebi bersikap tegas dan dapat mengambil keputusan yang tepat dan sesuai.

Posted on Mei 7, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: