PENGEMBANGAN KURIKULUM

by. cundata insan wijasa

Pengembangan kurikulum adalah istilah yang komprehensif, didalamnya mencakup: perencanaan, penerapan dan evaluasi. Perencanaan kurikulum adalah langkah awal membangun kurikulum ketika pekerja kurikulum membuat keputusan dan mengambil tindakan untuk menghasilkan perencanaan yang akan digunakan oleh guru dan peserta didik. Penerapan Kurikulum atau biasa disebut juga implementasi kurikulum berusaha mentransfer perencanaan kurikulum ke dalam tindakan operasional. Evaluasi kurikulum merupakan tahap akhir dari pengembangan kurikulum untuk menentukan seberapa besar hasil-hasil pembelajaran, tingkat ketercapaian program-program yang telah direncanakan, dan hasil-hasil kurikulum itu sendiri. Dalam pengembangan kurikulum, tidak hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan dunia pendidikan saja, namun di dalamnya melibatkan banyak orang, seperti : politikus, pengusaha, orang tua peserta didik, serta unsur – unsur masyarakat lainnya yang merasa berkepentingan dengan pendidikan. Read the rest of this entry

PROGRAM PENGEMBANGAN PRIBADI (Cundata Insan Wijasa)

LAPORAN PROGRAM PENGEMBANGAN PRIBADI

A.    IDNTIFIKASI PERILAKU YANG DIKEHENDAKI

  1. Ragam
  •  Saya mudah tersinggung dan perasa
  •  Saya tidak tegas dalam menentukan pilihan yang akan saya ambil
  •  Suka menunda- nunda pekerjaan
  • Saya mudah menangis
  •  Saya sulit jauh dari orang tua
  •  Saya takut bila dalam kesendirian
  •  Saya takut bila melihat hantu

1. Pilihan

Dalam hal ini tingkah laku yang ingin saya ubah adalah sikap tidak tegas saya karena hal tersebut sangat merisaukan saya dan saya mera sa terganggu dengan sikap tersebut. Tingkah laku tersebut membuat saya bingung dan selalu bimbang dalam mengabil suatu keputusan yang terbaik bagi saya.

2. Pertimbangan

Dengan nantinya saya bisa bersikap tegas maka saya mampu untuk bersikap asertif dan mengambil keputusan tanpa merasa bingung dan merugikan orang ain sehingga dapat menentukan pilihan yang sesuai dengan keinginan dan yang terbaik. Read the rest of this entry

SUPERVISI PENDIDIKAN (Cundata Insan Wijasa)

BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang

Meski di Negara-negara lain penerapan konsep Desentralisasi pendidikan telah membawa kemajuan bagi Negara dan bangsa itu sendiri, khususnya kemajuan pendidikan Negara tersebut , tetapi penerapan konsep desentralisasi pendididkan di Indonesia tidak akan ikut serta merta membawa kemajuan sekolah. Adapun yang membawa kemajuan sekolah adalah system yang dijalankan di masing-masing sekolah itu sendiri. Sekolah diberikan kewenangan/kemandirian dalam mengatur dan mengurus kepentingan warga sekolah sesuai peraturan perundang-undngan yang berlaku. Oleh karena itu bersamaan dengan pendekatan kurikulum baru dengan siatem KTSP.

Penerapan MBS sebagai model manajemen dan pelaksanaan pembelajaran system KTSP yang member otonomi yang lebih besar kepada sekolah dan mendorong  pengambilan keputusan secara demokratis yang melibatkan langsung semua warga sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah berdasarkan kebijakan pendidikan nasional. Disamping itu mulai tahun pelajaran 2007/2008 diterapkan KTSP untuk kelas I dan IV,   dan tahun ajaran 2008/2009 diterapkan KTSP untuk kelas II dan kelas V, sedangka tahun pelajaran 2009/2010 diterapkan KTSP untuk kelas III dan kelas VI. Read the rest of this entry

MAKALAH ANALISIS KEBIJAKAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A.    Latar Belakang

Pengambilan keputusan ialah proses memilih suatu alternatif cara bertindak dengan metode yang efisien sesuai dengan situasi (Salusu, 1996: 47). Proses ini untuk menemukan dan menyeleseikan masalah organisasi. Pernyataan ini menegaskan bahwa mengambil keputusan memerlukan satu seri tindakan, memerlukan beberapa langkah. Dapat saja langkah-langkah tersebut terdapat dalam pikiran seseorang yang sekaligus mengajaknya berfikir sistematis. Dalam dunia manajemen proses atau seri tindakan itu lebih banyak tampak dalam kegiatan diskusi. Read the rest of this entry

PENGAWASAN DAN KONTROL DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN

PENGAWASAN DAN KONTROL

 DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN

 

Oleh

Cundata Insan Wijasa

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Maret 2010

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.Latar belakang

Pendidikan merupakan salah satu elemen terpenting dalam kehidupan manusia. Pendidikan yang dapat diperoleh tidak hanya berasal  dari sistem pendidikan foramal melainkan bisa diperoleh dari lembaga-lembaga non formal bahkan dari keluarga. Pendidikan formal lebih dikenali keberadaannya karena dapat dipakai untuk mengukur kemajuan sesuatu negara berkaitan dengan kemajuan tingkat pendidikan warga negaranya

Oleh karena itu pendidikan yang dilaksanakan oleh lembaga formal diharapakan dapat menghasilkan output yang berkualitas. Untuk dapat mencapainya pendidikan harus ditata, proses penataan ini merupakan aktifitas dari manajamen pendidikan. Aktivitas didalam manajemen itu sendiri meliputi proses perencanaan, pengorganisasian,penggerakan, dan pengawasan. Dalam manajemen pendidikan terdapat substansi manajemen pendidikan diantaranya kurikulum, peserta didik, sumber daya manusia, sarana prasarana, keuangan dan hubungan masyarakat.

Dalam pelaksanaan setiap subtansi manajemen pendidikan didalamnya pasti dimulai proses perencanaan sampai dengan proses akhir( pengawasan). Pengawasan dapat mempengaruhi proses perencanaan yang akan datang, karena dengan pengawasan dapat diketahui kelemahan dan kesalahan yang terjadi agar dapat dihindari kejadiannya dikemudian hari. Pengawasan harus dilakukan sebaik-baiknya agar tujuan yang dicapai dapat direalisasikan. Read the rest of this entry

JENIS-JENIS PERENCANAAN PENDIDIKAN

JENIS-JENIS PERENCANAAN PENDIDIKAN

Cundata Insan Wijasa

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN

September 2010

 

PEMBAHASAN

Ada beberapa tipe atau jenis perencanaan dalam pendidikan. Pertama yaitu tipe atau jenis perencanaan yang ditinjau dari dari segi ruang lingkupnya ada tiga yaitu perencanaan mikro, perencanaan meso dan perencanaan makro. Kedua adalah tipe atau jenis perencanaan ditinjau dari segi waktu yang dapat dibagi menjadi tiga juga yaitu perencanaan jangka pendek , perencanaan jangka menengah dan juga perencanaan jangka panjang. Dan yang selanjutnya yaitu ketiga perencanaan ditinjau dari segi sifatnya dapat dibagi menjadi tiga juga yaitu tipe  atau jenis perencanaan strategi dan  operasi.

Read the rest of this entry

makalah tentang Drop Out (DO)

 A.    DROP OUT

1.Pengertian Drop Out

Drop Out adalah keluar dari sekolah sebelum waktunya, atau sebelum lulus. Drop out demikian ini perlu dicegah, oleh karena hal demikian dipandang sebagai pemborosan bagi biaya yang sudah terlanjur dikeluarkan untuknya. Banyaknya peserta didik yang drop out adalah indikasi rendahnya produktivitas pendidikan. Tinginya angka drop out juga bisa mengganggu angka partisipasi pendidikan atau sekolah. Read the rest of this entry

manajemen sarana dan prasarana disekolah


BAB I  PENDAHULUAN

A.   KONTEKS

1.    Judul

Analisis
ini diambil dari makalah yang berjudul “Pengelolaan Sarana dan Prasarana Di SMA
7 Malang”. Yang pada dasarnya membahas tentang perencanaan, pengadaan,
pengelolaan dan juga penghapusan sarana dan prasarana yang ada pada sekolah
tersebut.

Read the rest of this entry

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.